Masih belajar menulis!
2021 adalah tahun yang penuh tantangan bagi saya, di mana saya harus menghadapinya dan tidak boleh menolak untuk menulis sebuah artikel. Terbayang kebingungan dan ketakutan, apakah saya bisa menulis dengan baik? Semua terasa mungkin meski kata pepatah seringkali terdengar klise. Namun, kenyataannya, jika tidak mencoba menulis, kapan lagi saya akan memiliki kesempatan untuk menjadi seorang penulis artikel?
Saya memutuskan untuk mempublikasikan beberapa tulisan saya melalui blogspot, yang pernah saya susun dengan hati-hati dan dipublikasikan melalui majalah Pusat Pembinaan Profesi Keuangan, Kementerian Keuangan. Namun, hasilnya tak terhindarkan, banyak coretan dari editor yang juga merupakan teman saya sendiri. Belum lagi proofreader yang sudah bersertifikat, dengan santainya mencibir bahwa tulisan saya belum tentu layak untuk dipublikasikan. Tentu saja, itu membuat saya sedih, tetapi tidak peduli betapa sulitnya, saya harus tetap menulis dan merangkai kata-kata dengan penuh perjuangan.
Bagi kalian yang membaca ini, saya mengundang kalian untuk memberikan komentar, masukan, saran, atau bahkan kritik pedas terhadap tulisan saya. Tulisan-tulisan yang saya posting di blogspot sudah melewati proses penyuntingan dari proofreader, dan tentunya terlihat lebih teratur. Hmm... jika kalian melihat tulisan mentah saya, mungkin kalian akan ikut menangis juga.
Penulis: Dinda
Editor: (pernah) Mba Dewi Hariyani, Agastyawan, Ira Rani Puspa, Molita, Alexander Asisi
Proofreader: (the one n only) Kak Suryadi
Editor: (pernah) Mba Dewi Hariyani, Agastyawan, Ira Rani Puspa, Molita, Alexander Asisi
Proofreader: (the one n only) Kak Suryadi
Komentar
Posting Komentar